Jakarta Pemerintah Indonesia akan
membeli 100 tank Leopard 2A6 eks Belanda senilai USD 280 Juta. Tank
Leopard 2A6 merupakan salah satu main battle tank (MBT) terbaik di dunia. Diharapkan kehadiran tank kelas berat ini akan melengkapi korps kavaleri TNI AD yang saat ini hanya mengandalkan tank ringan.
Sejak perang dunia kedua, tank-tank
buatan Jerman sudah ditakuti tentara sekutu. Salah satu tumpuan kekuatan
Hitler terletak pada kekuatan lapis baja, dengan tank kelas berat
sebagai salah satu intinya. Hal ini terus berlangsung hingga sekarang.
Jerman menjadi salah satu kiblat alutsista dunia.
Karena itu tidak mengherankan jika situs
www.military-today.com dan beberapa situs militer dunia mendudukan Tank
Leopard 2A6 sebagai salah satu MBT terbaik di dunia. Tank ini
mengungguli M1A2 Abrams, Challenger 2 and Leclerc dari segi mobilitas,
proteksi dan daya hantam kanon. Tidak salah jika Jerman, Kanada, Yunani,
Belanda, Portugis dan Spanyol menggunakan tank ini sebagai andalan.
Lapisan pelindungnya menggunakan campuran lapis baja terbaru yang diklaim mampu menghentikan proyektil peluru.
Sementara untuk senjata, Leopard
mengandalkan kanon Rheinmetall berkaliber 120 mm. Akurasi tembakannya
lebih baik dari pendahulunya, Tank 2A5. Setiap tank bisa membawa hingga
42 peluru kanon. Selain itu, tank ini dilengkapi dua senapan mesin 7,62
mm.
Leopard 2A6 berbobot 62 ton dan
dioperasikan 4 awak. Masing-masing bertugas sebagai komandan tank,
penembak, pengisi peluru, serta pengemudi.
Tank ini mampu mendaki hingga kemiringan
60 derajat dan melewati halangan vertikal dan melaju hingga 72 km.
Cukup lincah untuk ukuran MBT. Daya jelajahnya mencapai 550 Km.
Di medan tempur, tank ini benar-benar menjadi monster lapis baja yang akan melumat tank-tank lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar