JAKARTA, KOMPAS.com — Pebulu tangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tak punya waktu istirahat terlalu lama. Setelah dalam sepekan terakhir tampil sebagai juara di All England dan Swiss Terbuka, pada 3-8 April mereka sudah harus tampil di turnamen Grand Prix Gold Australia Terbuka.
Berdasar hasil undian yang dikeluarkan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), Tontowi/Liliyana ditempatkan sebagai unggulan teratas. Peluang mereka untuk juara di turnamen ini cukup terbuka karena dua pemain utama China, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan Xu Chen/Ma Jin, tidak ambil bagian. Selain itu, pasangan kuat Denmark dan Korea Selatan juga absen.
Pada turnamen ini, Tontowi/Liliyana kembali akan menghadapi pesaingnya di Swiss Terbuka, seperti pemain Malaysia, Chan Peng Soon/Liu Ying Goh, dan pasangan gado-gado Inggris dan Skotlandia, Chris Adcock/Imogen Bankier. Dua pasangan ini bisa menyulitkan Tontowi/Liliyana.
"Mereka tampil di Australia untuk mengambil poin agar peringkat mereka di empat besar lebih aman. Pada kejuaraan Asia, mereka saya istirahatkan dan setelah itu tampil di India karena mereka merupakan juara bertahan turnamen ini," kata pelatih ganda campuran Richard Mainaky.
Richard menambahkan, penting buat Tontowi/Liliyana berada di peringkat empat besar agar di olimpiade masuk dalam pemain unggulan. Dengan demikian, mereka bisa terhindar dari pertemuan dengan pemain unggulan lain di babak awal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar